Sabtu, 03 November 2012

tentang teknologi


Sahabat kali ini saya akan memperlihatkan bagisahabat yangbelum tahu ada apa pada teknoilogi zaman sekarang???
Penemuan baru apa yang memiliki manfaat yang sangat besar pada zaman sekarang yang saya sendiri baru tahu kali ini saya kutip artikel berikut dari salah satu statsion televisi (DW innovator)
Robot pintar dan otonom kini semakin sering dikerahkan untuk tugas-tugas yang bagi manusia amat berbahaya. Misalnya membersihkan ranjau, bocoran bahan kimia atau pada kecelakaan atom.
1.         Robot-robot pintar dengan kemampuan dan bentuk amat beragam, untuk menangani kawasan atau kondisi berbahaya ditunjukkan dalam kompetisi robot M-ELROB di Swiss yang digelar baru-baru ini. Robot-robot semacam itu mengikuti kompetisi untuk tugas yang berbeda-beda dan harus menunjukkan kehandalannya.
Misalnya saja, sebuah mobil VW Touareg yang dipenuhi perlengkapan teknik berupa sensor kamera, scanner laser dan komputer, ikut dalam kompetisi yang disebut skenario keledai. Mobil canggih tanpa pengemudi itu dirancang oleh Thorsten Lüttel, insinyur sistem otonom di cabang dirgantara dan antariksa pada akademi angkatan bersenjata Jerman di München.
Sensor kamera memindai situasi sekitar, scanner laser mengukur jarak dan menciptakan poin-poin awan tiga dimensi, sementara komputer bertugas menganalisa data, dan dengan itu mengendalikan mobil secara otonom, dalam arti mengoperasikan gas, rem, setir dan perpindahan gigi perseneling.
Dalam kompetisi ini, mobil harus mengikuti mobil di depannya. "Mobil robot itu tidak tahu harus melaju ke mana. Yang diketahui, harus mengikuti mobil di depannya, tidak peduli ke mana", kata peneliti dari Universitas München itu.
Peta tercipta dalam perjalanan
Dalam kompetisi lainnya, robot diuji dalam skenario kemandirian mencari rute menuju target yang ditentukan. Robot hanya diberi koordinat posisi GPS dari lokasi sasaran, tapi samasekali tidak ada peta atau informasi lainnya.
Sebuah kendaraan kecil dengan penggerak roda berantai seperti tank, buatan Frank Höller dari Institut Fraunhofer untuk Komunikasi, analisa Informasi dan Ergonomie (FKIE) ikut serta dalam kompetisi tsb.
Robot kecil ini harus menemukan sasarannya di medan sulit yang berbukit dan berlembah. Untuk itu, robot memanfaatkan citra laser yang dibuat sendiri menjadi sebuah peta. Semakin jauh jarak jelajahnya, semakin besar peta yang tercipta. "Robot terus berusaha bergerak ke arah target sesuai posisi koordinat GPS. Jika memasuki jalan buntu, robot membaca peta, untuk menemukan rute lain, bergerak ke sana dan kembali berusaha mencapai target", kata Höller.







Scanner laser robot bergerak memutar dan menangkap citra lingkungan sekitar.
Panitia kompetisi juga dapat menambah kesulitan. Misalnya dengan menghalangi jalan mundur robot dengan batangan kayu. Atau juga hambatan yang jauh lebih sulit dikenali robot. Misalnya kolam air yang permukaannya kelihatan padat atau ditutupi lumpur.
Juga rumput yang sebetulnya tidak berbahaya, kadang-kadang tidak dapat dikenali oleh robot semacam itu. Holler mengenang ujicoba sebelumnya terkait kendala rumput ini.
"Rutenya dipertinggi dan rumput tumbuh di kiri kanan jalan. Tinggi rumput, sama persis dengan tinggi jalan. Saat penala laser membuat citra keseluruhan areal, komputer tidak dapat mengenali lagi jalan yang ada. Bagi komputer kenampakan areal itu seluruhnya datar", ujar Holler.
Akibatnya robot bergerak ke arah rerumputan dan terjebak tidak bisa bergerak di sana. Inilah salah satu kelemahan teknik di masa lalu, yang kini berusaha terus diperbaiki.
Mencari dan menemukan
Dalam kompetisi lainnya, robot harus menemukan rambu peringatan berbentuk bujur sangkar berwarna oranye. Rambu semacam ini biasanya ditempelkan pada truk pengangkut bahan beracun dan berbahaya. Robot bertugas memotret rambu itu dan selanjutnya membuat peta rute ke rambu itu.
Pakar informatika Torsten Fiolka memasuki kompetisi di cabang ini. Ia memanfaatkan scanner laser, yang fungsinya tidak hanya mampu mengukur jarak antara dua benda, melainkan juga intensitas pantulan sinar lasernya.
"Rambu tanda bahaya itu, secara umum memancarkan refleksi amat kuat, jauh lebih kuat dibanding obyek lainnya. Jadi, di awan data poin laser saya mencari obyek yang refleksinya amat kuat dan mengujinya, apakah dimensinya sebesar rambu tanda peringatan bahaya itu", kata Fioloka menjelaskan metodenya.
Robot ini mampu melacak kebocoran gas beracun atau emisi gas dari tempat sampah.
Semua itu bukan sekedar permainan. Sasaran kompetisi ini adalah, mengembangkan robot-robot yang bertugas membantu militer, polisi atau pemadam kebakaran pada situasi gawat darurat. Karena itulah M-ELROB digelar di bawah pengawasan ketat dari calon-calon pelanggang potensial.
Panitia penyelenggara kompetisi Frank Schneider dari Institut Fraunhofer untuk Komunikasi, analisa Informasi dan Ergonomie (FKIE) mengatakan, bagaimanapun juga amat penting mengembangkan robot dengan lebih banyak berorientasi pada kepentingan operasi dalam kondisi berbahaya atau gawat darurat.
"Pasalnya komunikasi antara sistem dan pengguna, dalam arti interaksi antara manusia dan mesin sejauh ini masih dianak tirikan", papar Schneider.

Manusia punya pancaindera lebih unggul
Terdapat alasan mendasar, mengapa penggunaan robot dalam operasi keamanan atau gawat darurat masih dipandang secara kritis. Terutama pada penugasan pemadam kebakaran, dalam situasi gawat darurat, robot-robot penolong itu kebanyakan masih bergerak amat lamban dan tidak fleksibel.

"Manusia bereaksi jauh lebih cepat, dan dalam skenario bencana, setiap detiknya amat menentukan", kata Frank Schneider. "Robot hanya dikerahkan dalam situasi amat berbahaya . Selebihnya, selalu para petugas penolong yang mengenakan pakaian pelindung, yang terjun langsung dengan peralatannya", ujar pakar komunikasi, informasi dan ergonomi itu. .
Menimbang situasi semacam itu, Andreas Ciossek dari Firma Telerob mengembangkan robot untuk menjinakkan bom serta mengukur kadar gas berbahaya atau kadar radioaktivitas. Tapi diakui, sebuah robot tidak dapat menaksir dengan akurat, apakah sebuah bangunan benar-benar terancam runtuh.
"Jika manusia berada di dalam bangunan, mereka bisa menegaskan, apakah sebuah tembok mengalami kerusakan. Manusia bisa mendengar bunyi lirih tembok yang retak, atau melihat retakan halus. Lewat kamera pada robot, hal itu amat sulit dilihat dan didengar", kata pembuat robot itu.
Ciossek mengatakan, robot-robot masakini, juga masih jauh dari apa yang disebut kecerdasan buatan yang sebenarnya. "Kita harus melepaskan diri dari gambaran robot cerdas seperti yang ditampilkan dalam film atau layar televisi. Karena apa yang dalam film nampaknya semua bisa dilakukan, dalam kenyataan samasekali jauh berbeda", tambah pakar robotika dari Firma Telerob itu.










2.      Sang Naga Sukses Mendarat

Sebuah wahana ruang angkasa swasta AS, untuk pertama kalinya bergabung dengan Stasiun Ruang Angkasa Internasional ISS. Dragon memasok material yang penting untuk kehidupan para astronot yang bertugas di luar angkasa.
Dragon atau "Sang Naga", adalah wahana antariksa pengangkut barang milik perusahaan swasta SpaceX dari California AS. Badan antariksa AS, NASA untuk pertama kalinya dalam sejarah lembaga itu, menyewa sebuah wahana pengangkut milik swasta. Wahana ini diluncurkan dari stasiun ruang angkasa Cape Canaveral im di Florida hari Minggu (07/10).
Awak ISS harus "menangkap" Dragon, yang tidak memiliki peralatan "docking" agar dapat mendarat di stasiun ruang angkasa itu. "Dengan menggunakan lengan robot yang ada di ISS, para astronot berhasil melakukan manuver pendaratan kapsul ruang angkasa pengangkut barang itu Rabu (10/10) pukul 13 GMT", lapor pusat pengendali NASA di Florida.
Kapsul ruang angkasa "Dragon" mengangkut sekitar 400 kg peralatan penting serta bahan makanan bagi enam astronot yang saat ini "menghuni" ISS. Selain peralatan untuk penelitian ilmiah dan sukucadang penting, para astronot juga diberi hadiah kejutan. "Eskrim rasa vanila dan saus coklat juga termasuk material yang diangkut Dragon", ujar seorang petugas NASA.
Direncanakan 12 penerbangan
Selain itu, Dragon juga dilengkapi lemari pendingin, untuk mengangkut berbagai hasil penelitian, sampel darah dan air seni para astronot serta peralatan penelitian dari ISS ke Bumi. Selain itu wahana pengangkut itu, akan menjadi "truk sampah" yang mengangkut sekitar 560 kg sampah dari stasiun ruang angkasa ke Bumi.
Penerbangan pertama ini, merupakan rangkaian dari rencana 12 misi ruang angkasa wahana pengangkut swasta milik SpaceX sesuai dengan kontrak yang dijalin dengan NASA. Lembaga antarisa pemerintah AS itu sudah menghapus program "Space Shuttle" atau penerbangan ulang-aliknya tahun lalu. Hingga 2016 NASA menyewa wahana transportasi ruang angkasa swasta ini, dengan nilai kontrak 1,6 milyar Dollar.
Maaf sayafull copas ya???
Reff

TELEKOMUNIKASI


TELEKOMUNIKASI
Telekomunikasi adalah teknik mengirim informasi dari satu tempat ke tempat lain.
Ada 3 macam teknik telekomunikasi sbb:
  • Komunikasi Satu Arah (Simplex). Dalam komunikasi satu arah (Simplex) pengirim dan penerima informasi tidak dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh :Pager, televisi, dan radio.
  • Komunikasi Dua Arah (Duplex). Dalam komunikasi dua arah (Duplex) pengirim dan penerima informasi dapat menjalin komunikasi yang berkesinambungan melalui media yang sama. Contoh : Telepon dan VOIP.
  • Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex). Dalam komunikasi semi dua arah (Half Duplex)pengirim dan penerima informsi berkomunikasi secara bergantian namun tetap berkesinambungan. Contoh :Handy Talkie, FAX, dan Chat Room
Adapun beberapa unsure pendukung dalam komunikasi adalah sbb:
  • Informasi : merupakan data yang dikirim/diterima seperti suara, gambar, file, tulisan
  • Pengirim : mengubah informasi menjadi sinyal listrik yang siap dikirim
  • Media transmisi : alat yang berfungsi mengirimkan dari pengirim kepada penerima. Karena dalam jarak jauh, maka sinyal pengirim diubah lagi (dimodulasi) dengan gelombang radio, kemudian dirubah menjadi gelombang elektromagnetik dan dipancarkan dengan alat bernama Antena, agar dapat terkirim jarak jauh.
  • Penerima : menerima sinyal elektromagnetik kemudian digubah menjadi sinyal listrik, sinyal dirubah kedalam informasi asli sesuai dari pengirim, selanjutnya diproses hingga bisa dipahami oleh manusia sesuai dengan yang dikirimkan.
Berikut merupakan sejarah singkat perkembangan talakomunikasi.
1. MASA PERASEJARAH
a. Masa (….s/d 3000 SM)
Pada awalnya teknologi informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal. Mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini mereka mulai melakukan pengidentifikasian benda-benda yang ada dilingkungan mereka tinggal dan mewakilinya dengan bentuk-bentuk yang kemudian mereka lukis pada dinding gua tempa.t mereka tinggal, karena kemampuan mereka dalam berbahasa hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan isyarat tangan sebagai bentuk awal komunikasi mereka pada masa ini. Perkembangan selanjutnya adalah diciptakan dan digunakannya alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti kendang ,terompet yang terbuat dari tanduk binatang, atau isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.

 b. Masa 3000 SM Untuk pertama kali tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan simbol-simbol yang dibentuk dari pictograf sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi yang berbeda (penyebutan), sehingga mampu menjadi kata , kalimat dan bahasa.

c. Masa Sejarah (3000 SM s/d 1400-an M)
 1) 2900 SM Pengunaan huruf hierogliph pada bangsa Mesir kuno.
Hierogliph merupakan bahasa simbol dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Ketika digabungkan menjadi satu akan mempunyai cara pengucapan dan arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa heirogliph ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
2) 500 SM Serat papyrus digunakan sebagai kertas.
Kertas terbuat dari serat pohon papyrus yang tumbuh disekitar Sungai Nil ini menjadi media menulis atau media informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya digunakan sebagai media informasi.
 3) 105 M Bangsa Cina menemukan kertas.
Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kalian kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring,dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.

 2. MASA MODERN (1400-AN M S/D SEKARANG)
 a. Tahun 1455
 Mesin cetak yang menggunakan plat huruf terbuat dari besi yang dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu dikembangkan untuk yang pertama kalinya oleh Johann Guntenberg.
 b. Tahun 1830
 Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin Analytical-nya. Alat tersebut didesain mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital, 94 tahun sebelum komputer digital pertama ENIAC 1 dibentuk.
 c. Tahun 1837
 Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode Morse bersama Sir Wiliam Cook dan Sir Charles Wheatstone yang dikirim secara elektronik antara dua tempat yang berjauhan melalui kabel yang menghubungkan kedua tempat tersebut. Pengiriman dan penerimaan informasi ini mampu dikirim dan diterima pada saat yang hampir bersamaan waktunya penemuan ini memungkinkan informasi dapat diterima dan digunakan secara luas oleh masyarakat tanpa dirintangi oleh jarak dan waktu.
 d. Tahun 1861
 Gambar bergerak yang diproyeksikan ke dalam sebuah layar pertama kali digunakan sebagai cikal bakal film sekarang pada zaman dulu proyektor ini berkembang dengan sebutan layar tancap.
e. Tahun 1876
Pada masa ini ditandai dengan tokoh Melvyl Dewey yang mengembangkan sistem penulisan desimal.
 f. Tahun 1877
 1) Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang digunakan pertama kali secara umum.
 2) Fotografi dengan kecepatan tinggi ditemukan oleh Edward Maybridge.
 g. Tahun 1899
 Dipergunakan system penyimpanan dalam tape (pita) magnetis yang pertama tetapi pada masa ini penyimpanan masih bersifat analog belum digital seperti masa sekarang.
h. Tahun 1923
Pada masa ini ditandai dengan Zvorkyn menciptakan tabung TV yang pertama.
 i. Tahun 1940
 Dimulainya pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang informasi pada masa Perang Dunia 2 yang digunakan untuk kepentingan pengiriman dan penerimaan dokumen-dokumen militer yang disimpan dalam bentuk magnetic tape.
 j. Tahun 1945
Vannevar Bush mengembangkan sistem pengkodean menggunakan hypertext.Pada masa ini penggunaan hypertext sudah berkembang seiring dengan perkembangan desain website yang saat ini berkembang.
 k. Tahun 1946
Pada masa kurun waktu ini teknologi komputer digital pertama di dunia ENIAC I dikembangkan walaupun belum begitu banyak pemakai tetapi teknologi komputer sudah digunakan instansi-instansi tertentu.
 l. Tahun 1948
 Para peneliti di Bell Telephone mengembangkan transistor.
 m. Tahun 1957
 1) Jean Hoerni mengembangkan transistor planar. Teknologi ini memungkinkan Pengembangan jutaan bahkan milyaran transistor dimasukan kedalam sebuah keping kecil kristal silicon.
 2) USSR (Rusia pada saat itu) meluncurkan Sputnik sebagai satelit bumi buatan pertama yang bertugas sebagai mata-mata. Sebagai balasannya Amerika membentuk Advance Research Projects Agency (ARPA) di bawah kewenangan Departemen Pertahanan Amerika untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi dalam bidang militer.
 n. Tahun 1972
 Pada masa ini Ray Tomlinson menciptakan program E-mail pertama yang digunakan untuk berkomunikasi jarak jauh menggunakan teks.E-mail dapat dikatakan sebagai surat elektronik.
 o. Tahun 1973-1990
 Istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper mengenai TCP/IP kemudian dilakukan pengembangan sebuah protokol jaringan yang kemudian dikenal 



  reff:

 http://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi
http://www.slbn-sragen.sch.id/2011/04/16/sejarah-perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi/
maaf beberapa referensi sayalupa dan tidaktercantu

Selasa, 15 Mei 2012

stratifikasi dan kesamaan derajat sosial


Pelapisan sosial (stratifikasi sosial)
dan kesamaan derajat

A.           Pelapisan Sosial (Stratifikasi Sosial).
1.         Pengertian Dan Beberapa Macam Stratifikasi Sosial
Pelapisan Sosial biasa disebut juga dengan Social Stratification. Istilah Strtifikasi atau Stratification berasal dari kata STRATA atau STRATUM yang berarti LAPISAN. Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan (status) yang sama menurut ukuran masyarakatnya, dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum.
Berikut ini merupakan defenisi dari stratifikasi sosial menurut para ahli diantaranya:
a.    Pitirim A. Sorokin“Pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis).”
b.    Theodorson dkk dalam Dictionary of Siciology“Pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relative permanent yang terdapat di dalam system social (dari kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam hal pembedaan hak, pengaruh, dan kekuasaan.
Ada tiga macam stratifikasi sosial.
a.    Stratifikasi sosial bersifat tertutup, yaitu stratifikasi dimana seorang sulit untuk mengadakan mobilitas secara vertikal.
b.    Stratifikasi sosial bersifat terbuka, yaitu stratifikasi dimana seseorang dapat dengan mudah mengadakan mobilitas, baik secara vertikal ke atas maupun secara vertikal ke bawah, karena peluang untuk bermobilitas sangat besar.
c.    Stratifikasi campuran, merupakan kombinasi dari keduanya.
Secara umum, pelapisan masyarakat di negara-negara demokratis meliputi enam golongan berikut.
a.    Elite : orang-orang kaya dan orang-orang yang menempati kedudukan/pekerjaan yang oleh masyarakat sangat dinilai/dihargai.
b.    Semi profesional : pegawai kantor, pedagang, teknisi yang berpendidikan menengah, dan mereka yang tidak bergelar.
c.    Skill : orang-orang yang mempunyai keterampilan mekanis, teknisi, dan kapster.
d.   Semi skill : pekerja pabrik tanpa keterampilan, supir, pelayan restaurant.
e.    Unskill : pramuwisma, tukang kebun, pasukan kuning (pegawai kebersihan jalan).
2.         Wujud Pelapisan atau Stratifikasi Sosial
Dasar dari sistem sosial masyarakat kuno adalah pembagian dan pemberian kedudukan berhubungan dengan jenis kelamin. Tetapi ketentuan pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan semata-mata ditentukan oleh sistem kebudayaan masyarakat itu sendiri.
Contoh: kedudukan laki-laki di Jawa berbeda dengan di Minangkabau, di Jawa kekuasaan keluarga ditangan ayah sedangkan di Minangkabau tidak demikian. Dalam pembagian kerjapun setiap suku mempunyai cara sendiri, di Irian atau di Bali wanita harus bekerja lebih keras dibanding laki-laki.
      Dalam organisasi masyarakat primitif pelapisan masyarakat sudah ada hal itu terwujud dalam bentuk:
a.       Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan hak dan kewajiban.
b.      Adanya kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memiliki hak istimewa.
c.       Adanya pemimpin yang paling berpengaruh
d.      Adanya orang-orang yang dikecilkan diluar kasta dan diluar perlindungan hukum
e.       Adanya pembagian kerja dalam suku itu sendiri
f.       Adanya pembedaan standar ekonomi dan ketidaksamaan ekonomi secara umum



3.         Proses Terjadinya Pelapisan Sosial
a.       Terjadi dengan sendirinya, proses ini berjalan dengan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat, orang yang menduduki posisi tertentu bukan atas kesengajaan tetapi secara otomatis misalnya karena usia tua, kepandaian lebih, kerabat pembuka tanah, memiliki bakat seni, sakti dll.
b.      Terjadi dengan sengaja untuk mengejar tujuan bersama. Dalam pelapisan ini ditentukan secara jelas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Sistem pelapisan yang dibentuk dengan sengaja ini dapat dilihat dalam organisasi pemerintahan, partai politik, persahaan besar, perkumpulan resmi dan lain-lain. Dalam organisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem yaitu :
1)        Sistem fungsional, yaitu pembagian kerja pada kedudukan yang sederajat.
2)        Sistem skalar, pembagian kekuasaan menurut jenjang dari atas kebawah. pembagian kedudukan ini dalam organisasi formal pada pokoknya agar organisasi itu dapat bergerak secara teratur dan mencapai tujuan yang diinginkan. Tetapi terdapat kelemahan-kelemahan :
a)      Kelemahan dalam menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi dalam masyarakat.
b)      Membatasi kemampuan individual yang sebenarnya mampu tetapi karena kedudukannya maka tidak memungkinkan untuk mengambil inisiatif.
4.         Perbedaan Sistem Pelapisan Dalam Masyarakat
a.    Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup.
Di dalam system ini perpindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa. Di dalam system yang demikian itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran.
Masyarakat pelapisan tertutup dapat kita temui di Negara India dan masyarakat pelapisan tertutup dapat dibagi menjadi lima macam, diantaranya :
1)   Kasta Brahmana : terdiri dari golongan-golongan pendeta dan merupakan kasta yang tertinggi.
2)   Kasta Ksatria : terdiri dari golongan bangsawan dan tentara yang dipandang sebagai lapisan kedua.
3)   Kasta Waisya : terdiri dari golongan pedagang yang dipandang sebagai lapisan menengah ketiga.
4)   Kasta Sudra : terdiri dari golongan rakyat jelata.
5)   Paria : terdiri dari mereka yang tidak mempunyai kasta (gelandangan, peminta, dan sebagainya).
Sistem stratifikasi social yang tertutup biasanya juga kita temui di dalam masyarakat feudal atau masyarakat yang berdasarkan realisme.
b.    Sistem pelapisan masyarakat yang terbuka
Sistem pelapisan seperti ini dapat kita temui di dalam masyarakat di Indonesia sekarang ini. Setiap orang diberi kesempatan untuk menduduki segala jabatan dila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu. Tetapi di samping itu orang juga dapat turun dari jabatannya bila dia tidak mampu mempertahankanNYA. Sistem pelapisan mayarakat terbuka sangat menguntungkan. Sebab setiap warga masyarakat diberi kesempatan untuk bersaing dengan yang lain.
5.      Teori Pelapisan Sosial.
Beberapa teori pelapisan sosial berdasarkan pembagian kelasnya diantaranya:
a.    Masyarakat terdiri dari kelas atas/ upper class, dan kelas bawah/ lower class
b.    Masyarakat terdiri dari 3 kelas, upper class, middle class, lower class
c.    Masyarakat terdiri dari uuper class, upper middle class, lower middle class, lower class


Teori tentang pelapisan masyarakat menurut para ahli :
a.    Aristoteles, yaitu tiap negara terdapat tiga unsur yaitu mereka yang kaya sekali, mereka yang melarat sekali dan mereka yang berada di tengahnya.
b.    Prof. Dr. Selo sumarjan  dan Soelaiman Soemardi SH.MA : selama dalam masyarakat ada yang dihargai oleh masyarakat itu  maka barang itu akan menjadi bibit yang dapat menumbuhkan adanya sistem berlapis-lapis dalam masyarakat.
c.    Vilfredo Pareto, sarjana Italia menyebutkan bahwa ada dua kelas yang berbeda setiap waktu yaitu golongan elit dan non elit. Pangkal perbedaan adalah kecakapan, watak, keahlian, dan kapasitas orang yang berbeda-beda.
d.   Gaotano Mosoa, seorang sarjana Italia menyebutkan bahwa dalam masyarakat selalu muncul dua kelas yaitu kelas pemerintah dan kelas yang diperintah.
1.    Karl Max, mengatakan ada dua macam kelas dalam masyarakat yaitu kelas yang memiliki tanah dan alat-alat produksi lainnya dan kelas yang hanya memiliki tenaga untuk disumbangkan dalam prosesproduksi.
Ukuran atau kriteria dalam menggolongkan masyarakat kedalam pelapisan sosial adalah:
a.  Ukuran kekayaan, orang memiliki kekayaan terbanyak masuk dalam kelas teratas.
b.  Ukuran kekuasaan, orang yang memiliki wewenang terbesar menempati lapisan sosial teratas.
c.   Ukuran kehormatan, orang-orang yang paling disegani mendapat atau menduduki lapisan sosial teratas.
d.  Ukuran ilmu pengetahuan.


6.         Faktor Pendorong Terjadinya Stratifikasi Sosial
Beberapa kondisi umum yang mendorong terciptanya stratifikasi sosial dalam masyarakat menurut Huky (1982) adalah sebagai berikut.
a.     Perbedaan ras dan budaya. Perbedaan ciri biologis, seperti warna kulit, latar belakang etnis, budaya pada masyarakat tertentu dapat menyebabkan pembagian sosial tertentu. Misalnya, pelapisan atas dasar warna kulit pada masyarakat Afrika Selatan pada zaman Apartheid atau anggapan masyarakat Eropa sebelum Perang Dunia II yang mengatakan bahwa kaum kulit putih adalah lapisan masyarakat paling atas.
b.     Pembagian tugas yang terspesialisasi. Posisi-posisi dalam spesialisasi ini berkaitan dengan perbedaan fungsi stratifikasi dan kekuasaan dari order sosial yang muncul. Perbedaan posisi atau status anggota masyarakat berdasarkan pembagian kerja ini terdapat dalam setiap masyarakat, baik pada masyarakat primitif maupun pada masyarakat yang sudah maju.
c.     Kelangkaan. Stratifikasi lambat laun terjadi karena alokasi hak dan kekuasaan yang jarang atau langka. Kelangkaan ini terasa bila masyarakat mulai membedakan posisi, alat-alat kekuasaan, dan fungsi-fungsi yang ada dalam waktu yang sama. Kondisi yang mengandung perbedaan hak dan kesempatan di antara para anggota masyarakat dapat menciptakan stratifikasi sosial.
Secara umum, stratifikasi sosial terbentuk karena hal-hal berikut.
a.     Tugas dan penempatan seseorang dalam masyarakat.
b.     Hadiah (reward) berdasarkan penilaian materi/non materi.
c.     Kelangkaan pekerjaan karena memerlukan keahlian/keterampilan.
Adapun Ukuran yang dipakai untuk menggolongkan seseorang pada suatu lapisan tertentu adalah ukuran kumulatif dan bukan ukuran tunggal.
a.     Kekayaan, berkaitan erat dengan pendapatan. Orang yang memiliki harta benda banyak (kaya) akan lebih dihargai dan dihormati masyarakat daripada orang yang miskin.
b.     Kekuasaan, berkaitan dengan kemampuan seseorang untuk menentukan kehendaknya terhadap orang lain (yang dikuasai).
c.     Keturunan, kriteria keturunan terlepas dari ukuran kekayaan atau kekuasaan.
d.     Pendidikan (Ilmu Pengetahuan), dalam masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan atau pendidikan, orang yang memiliki keahlian atau profesionalis akan mendapatkan penghargaan yang lebih besar.
7.      Beberapa Macam Cara Memperoleh Status Sosial
Unsur-unsur dalam sitem pelapisan masyarakat adalah kedudukan (status) dan peranan (role). Kedua unsur ini merupakan unsur baku dalam sitem pelapisan masyarakat. Kedudukan dan peranan seseorang atau kelompok memiliki arti penting dalam suatu sitem sosial.
Status atau kedudukan adalah posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial atau kelompok masyarakat. Status merupakan pencerminan hak dan kewajiban dalam tingkah laku manusia.
Setiap individu akan memperoleh status melalui beberapa cara.
a.    Ascribed status, yaitu kedudukan yang diperoleh secara otomatis/tanpa usaha, misalnya gelar kebangsawanan atau jenis kelamin.
b.    Achieved status, yaitu kedudukan yang diperoleh seseorang dengan usaha yang disengaja tergantung dari kemampuan masing-masing dalam mengejar tujuannya, contohnya gelar yang diperoleh melalui pendidikan.
c.    Assigned status, merupakan kombinasi dari keduanya, yaitu kedudukan yang diperoleh seseorang melalui penghargaan/pemberian dari pihak lain setelah orang tersebut berjasa atau memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan masyarakat



B.            Kesamaan Derajat
Kesamaan derajat itu merupakan sesuatu yang bisa dikatakan atau sesuatu yang selalu berhubungan dengan status. Kesamaan derajat terkadang dapat membuat seseorang merasa menjadi lebih berwibawa, dan biasanya orang yang mempunyai sifat seperti itu rasanya dia ingin selalu disegankan di sekitar atau di lingkungan tempat tinggalnya. Sifat yang seperti ini sangat tidak baik. Dalam hidup bertetangga kita jangan sampai mempunya sifat yang seperti itu, karna itu akan membuat hubungan antar tetengga menjadi tidak harmonis dan itu rasanya sangat tidak enak dan nyaman. Dalam hidup bertetangga kita harus selalu tanamkan prinsip bahwa apa yang kita inginkan harus sesuai dengan apa yang kita rasakan.
Persamaan harkat adalah persamaan nilai, harga, taraf yang membedakan makhluk yang satu dengan makhluk yang lain. Harkat manusia adalah nilai manusia sebagai makhluk Tuhan yang dibekali cipta, rasa, karsa dan hak-hak serta kewajiban azasi manusia. Martabat adalah tingkatan harkat kemanusiaan dan kedudukan yang terhormat. Sedangkan derajat kemanusiaan adalah tingkatan, martabat dan kedudukan manusia sebagai makhluk Tuhan yang memiliki kemampuan kodrat, hak dan kewajiban azasi.
Dengan adanya persamaan harkat, derajat dan martabat manusia, setiap orang harus mengakui serta menghormati akan adanya hak-hak, derajat dan martabat manusia. Sikap ini harus ditumbuhkan dan dipelihara dalam hubungan kemanusiaan, baik dalam lingkungan keluarga, lembaga pendidikan maupun di lingkungan pergaulan masyarakat. Manusia dikarunian potensi berpikir, rasa dan cipta, kodrat yang sama sebagai makhluk pribadi (individu) dan sebagai makhluk masyarakat (sosial).
Manusia akan mempunyai arti apabila ia hidup bersama-sama manusia lainnya di dalam masyarakat.






C.            Elite dan Massa
Pengertian elite secara umum, menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Sedangkan dalam arti lebih khusus yaitu sekelompok orang-orang terkemuka dibidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan. Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan posisi dalam masyarakat di puncak struktur-struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi dalam ekonomi, pemerintahan aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran dan pekerjaan-pekerjaan dinas.
Fungsi elite dalam memegang strategi, ada 2 kecenderungan yang digunakan untuk menentukan elite dalam masyarakat yaitu, menitik beratkan pada fungsi sosial, dan pertimbangan-pertimbangan yang bersifat moral, kecenderungan penilaian ini melahirkan 2 macam elite yaitu elite internal dan elite eksternal. Elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial, sopan santun dan keadaan jiwa. Elite eksternal meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi berhubungan dengan problema-problema yang memperlihatkan sifat keras masyarakat lain atau masa depan tak tentu. Elite sebagai pemegang strategi dibedakan menjadi :
1.        Elite politik, elite yang berkuasa mencapai tujuan. Yang paling berkuasa disebut elite segala elite.
2.        Elite ekonomi, militer, diplomatik dan cendekiawan
3.        Elite agama, filsuf, pendidik dan pemuka masyarakat
4.        Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis seperti artis, penulis, tokoh film, olahragawan, tokoh hiburan dsb.
Dalam masyarakat tertentu ada sebagian penduduk ikut terlibat dalam kepemimpinan, sebaliknya dalam masyarakat tertentu penduduk tidak diikut sertakan. Dalam pengertian umum elite menunjukkan sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tinggi. Dalam arti lebih khusus lagi elite adalah sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.
Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan : “ posisi di dalam masyarakat di puncak struktur struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi, pemerintahan, aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaan dinas.” Tipe masyarakat dan sifat kebudayaan sangat menentukan watak elite. Dalam masyarakat industri watak elitnya berbeda sama sekali dengan elite di dalam masyarakat primitive.
Di dalam suatu pelapisan masyarakat tentu ada sekelompok kecil yang mempunyai posisi kunci atau mereka yang memiliki pengaruh yang besar dalam mengambil berbagai kebijaksanaan. Mereka itu mungkin para pejabat tugas, ulama, guru, petani kaya, pedagang kaya, pensiunan dan lainnya lagi. Para pemuka pendapat (opinion leader) inilah pada umumnya memegang strategi kunci dan memiliki status tersendiri yang akhirnya merupakan elite masyarakatnya.
Ada dua kecenderungan untuk menetukan elite didalam masyarakat yaitu : pertama menitik beratakan pada fungsi sosial dan yang kedua, pertimbangan-pertimbangan yang bersifat moral. Kedua kecenderungan ini melahirkan dua macam elite yaitu elite internal dan elite eksternal, elite internal menyangkut integrasi moral serta solidaritas sosial yang berhubungan dengan perasaan tertentu pada saat tertentu, sopan santun dan keadaan jiwa. Sedangkan elite eksternal adalah meliputi pencapaian tujuan dan adaptasi berhubungan dengan problem-problem yang memperlihatkan sifat yang keras masyarakat lain atau masa depan yang tak tentu.
Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd, tetapi yang secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain. Massa diwakili oleh orang-orang yang berperan serta dalam perilaku misal seperti mereka yang terbangkitkan minatnya oleh beberapa peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan dalam pers atau mereka yang berperan serta dalam suatu migrasi dalam arti luas.
Massa merupakan gambaran kosong dari suatu masyarakat atau perekutuan. Ia tidak mempunyai organisasi sosial, lembaga kebiasaan dan tradisi, tidak mempunyai aturan aturandan ritual, tidak terdapat sentimen kelompok yang terorganisir, tidak ada struktur status peranan dan tidak memiliki kepemimpinan yang mantap.
Bentuk perilaku massa terletak pada garis aktivitas individual dan bukan pada tindakan bersama, aktivitas individual ini terutama dalam bentuk seleksi yang dibuat dalam respon atas impuls-impuls atau persamaan tidak menentu / samar-samar yang ditimbulkan oleh objek massa interest.
Adapun ciri-ciri massa adalah :
1.    Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial, meliputi orang-orang dari berbagai posisi kelas yang berbeda, dari jabatan kecakapan, tingkat kemakmuran atau kebudayaan yang berbeda-beda. Orang bisa mengenali mereka sebagai masa misalnya orang-orang yang sedang mengikuti peradilan tentang pembunuhan misalnya malalui pers.
2.    Massa merupakan kelompok yang anonym, atau lebih tepat, tersusun dari individu yang anonym.
3.    Sedikit interaksi atau bertukar pengalaman antar anggota – anggotanya.


Daftar pustaka

http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-          1/ilmu-sosial-dasar

http://id.wikipedia.org/wiki/