Malam minggu, 24 maret 2012
Oleh: Acep Taryana
Dalam QS Al-Hasr (59) ayat20:
20. tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah; penghuni-penghuni jannah Itulah orang-orang yang beruntung.
Pada pertemuan kali ini yang digarisbawahi ialah kata “Faizun”. Yang dimaksud dengan faizun menurut para ulama adalah kita mendapat keuntungan sebari kita pun juga selamat.
Ada beberapa hal yang mendorong kita magar faizun ialah:
1. Ta’at. Ta’at oleh para ulama itu di ibaratkan tali. Kita lihat hewan ternak yang di kat oleh pemiliknya. Ia akan bergerak terbatas, dan tidak bias leluasa bergerak melebihi batas jangkauan tali tersebut sepanjang tali masih mengikatnya. Begitupun kita. Jika kita sudah taat kepada allah, berarti kita telah terikat dalam aturan dan batas tali allah. Maka kita pun tidak akan melampaui batas dan kita akan memperoleh keselamatan dan keberuntungan yang akan diberikan loeh yang yang mengikat kita
Ada beberapa hal yang menjadi penunjang ketaatan:
Khauf (rasa takut)
Arraja’ (harapan)
Mahabbah (kecintaan)
2. Taqwa, ulama mengatakan bahwa taqwa adalah menturuti apa yang diperintahkan allah dan menjauhi segala yang di larang allah sebari ia merasa takut kepada allah
Posting Komentar